Tilamuta, MediaCenter – Guna untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam hal pengolahan data terpadu kesejahteraan sosial menuju satu data kesejahteraan sosial, 82 orang Operator Desa se Kabupaten Boalemo mengikuti Bimtek Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG), Kamis (3/9/2020) di Grand Q Hotel Kota Gorontalo.

Kegiatan yang digelar Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Boalemo tersebut dibuka Wakil Bupati Boalemo dan dihadiri Kadis Sosial dan PMD, Kadis Kominfo Statistik Persandian dan Kadis Dukcapil Boalemo, serta para Operator Desa dari 82 desa yang ada di Kabupaten Boalemo.

Kabid Linjamsos Dinas Sosial PMD Boalemo Sofianti Talibo menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini yakni untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penggunaan aplikasi SIKS Droid atau aplikasi SIKS-NG Android.

“Tujuan pelaksanaan Bimtek ini yakni, untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia dalam hal pengolahan data terpadu kesejahteraan sosial menuju satu data kesejahteraan sosial, sehingga memudahkan Lembaga Pemerintah Daerah dalam menggunakan aplikasi SIKS-NG untuk penetapan sasaran program,” kata Kabid Sofyanti Talibo.

Selain itu Kadis Sosial dan PMD Fatlina Podungge mengatakan, dalam Undang-undang nomor 13  tahun 2011 tentang penanganan Fakir Miskin adalah upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan dilakukan Pemerintah dan Masyarakat dalam bentuk kebijakan program dan pemberdayaan, pendampingan serta fasilitas untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara.

“Dalam memberikan dukungan pemberdayaan masyarakat serta menuju Boalemo satu data kemiskinan, maka sudah selayaknya Kabupaten Boalemo melakukan verifikasi dan validasi data kesejahteraan sosial, guna menunjang pelaksanaan pemberian bantuan program kesejahteraan sosial yang terukur dan tepat sasaran,” ujar Kadis Fatlina Podungge.

Fatlina menjelaskan, diawal tahun 2020 Pemda Boalemo juga telah melaksanakan pembaharuan data, dengan melibatkan seluruh pegawai turun langsung ke Kecamatan se Kabuapten Boalemo. Hal ini menurutnya guna untuk mendapatkan data yang valid langsung dari masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Boalemo Anas Jusuf berharap, kiranya para peserta Bimtek agar betul-betul mengikuti kegiatan ini, guna untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

“Kegiatan ini sangat strategis, sangat bermanfaat, sehingganya harus kita ikuti secara serius. Karena program dari Kementerian Sosial itu untuk mendapatkan data yang akurat, bukan berarti data yang sebelumnya tidak akurat, namun hari ini kita lihat fakta dilapangan masih sering terjadi angka yang dipakai oleh masing-masing OPD kadang kala masih berbeda,” ungkap Wabup.

Wabup Anas menambahkan, data kemiskinan di Kabupaten Boalemo pada masa kepemimpinan Bupati Darwis Moridu dan Wabup Anas Jusuf telah mengalami penurunan angka kemiskinan.

“Untuk data-data kemiskinan sejak pemerintahan Bupati Bapak Darwis Moridu dan kami sebagai Wakil Bupati, telah terjadi penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan. Tahun 2017 itu 21,85 %, Alhamdulillah tahun 2018 menurun jadi 20,33 % dan di tahun 2019 yang dirilis tahun 2020 itu terjadi lagi penurunan angka kemiskinan menjadi 18,77 %,” ungkap Wabup Anas. (HL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyrights bos...