Tilamuta, MediaCenter – Guna untuk memperoleh data terbaru jumlah rumah tidak layak huni dan jumlah keluarga yang belum memiliki rumah di Boalemo, Dinas Perkimhubtan Boalemo menggelar Seminar laporan akhir penyusunan database Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Backlog yang dibuka langsung Plt. Bupati Boalemo, Kamis (10/12/2020) di Hotel Citra Ayu Tilamuta.

Menurut Plt. Bupati Boalemo Anas Jusuf, seminar akhir yang menghadirkan 82 Kepala Desa ini tentu akan merumuskan dan memutuskan seluruh jumlah RTLH dan Backlog yang ada di Kabupaten Boalemo.

“Didalam Undang-Undang Dasar jelas mengatakan, bahwa setiap warga Negara berhak hidup layak memperoleh rumah, oleh sebab itu kewajiban pemerintah untuk memenuhi hal itu,” kata Plt. Bupati Anas Jusuf.

Plt. Bupati berharap dengan penyelenggaraan seminar tersebut, kiranya pemerintah dapat memperoleh data yang dibutuhkan terkait RTLH dan Backlog.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengapresiasi apa yang menjadi kerja Dinas Perkimhub, agar kedepan kita lebih efisien dan praktis serta lebih mudah kita memperoleh keakuratan data yang lebih update,” tutur Plt. Bupati Anas Jusuf.

Sementara itu Kepala Dinas Perkimhubtan Boalemo Supandra Nur dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan kegiatan seminar tersebut, merupakan salah satu indikator kinerja utama Perangkat Daerah didalam pencapaian program dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Republik Indonesia.

“Kami selaku penanggungjawab dibidang perumahan, berkewajiban menyampaikan atau memiliki parameter yang jelas terhadap pencapaian kinerja pemerintah dalam hal penyediaan perumahan, dan hari ini kita akan mendapatkan angka yang pasti total rumah yang tidak layak huni di Boalemo,” kata Kadis Supandra.

Supandra menambahkan, kegiatan ini pun merupakan pengecekan kembali data yang sudah dikumpulkan selama dua bulan terakhir.

“Acara pada pagi hari ini, dimaksudkan untuk pengecekan kembali, jangan sampai data yang kemarin dikumpul itu masih ada yang kurang, masih ada yang keliru, dan hari ini adalah kesempatan untuk memperbaikinya,” ujar Kadis Perkimhubtan Supandra Nur.

Dengan adanya penyusunan database tersebut maka data setiap desa akan disajikan secara digital serta disimpan secara elektronik dan manual.

“Mudah-mudahan adanya upaya ini bisa membawa Boalemo kearah perbaikan. Semoga ditangan para pemimpin daerah kita, kebutuhan rumah yang layak di Boalemo akan segera dituntaskan, dan angka yang kita hasilkan hari ini, mudah-mudahan angka yang ril dilapangan yang nanti akan menjadi bagian dari tanggujawab kita,” tutur Kadis Perkimhubtan Supandra Nur. (HL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyrights bos...