Tilamuta, MediaCenter – Pelaksanaan Coaching Clinic Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), dan Penguatan Reformasi Birokrasi yang digelar Bagian Ortala Setda Boalemo, ditutup secara resmi Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Kamis (25/2/2021) di Hotel Aston Gorontalo.

Hadir pada kesempatan tersebut Kasubdit DAU dan DTBH, Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Sofyan, para Pimpinan Perangkat Daerah serta Kepala Sub Bagian Penyusunan Program dimasing-masing Perangkat Daerah.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Boalemo Sherman Moridu menekankan, kiranya melalui Coaching Clinic tersebut, Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Boalemo dapat lebih menitik beratkan pada peningkatan lima komponen SAKIP yang meliputi, Perencanaan Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pelaporan Kinerja, Evaluasi Internal dan Capaian Kinerja.

“Lima komponen ini bisa kita naikkan dalam sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, sehingganya dengan mengikuti kegiatan ini selama tiga hari, Insya Allah akan lebih menambah pemahaman kita untuk bagaimana meningkatkan nilai SAKIP kita, baik dari aspek perencanaan yang nilainya adalah 30 %, kemudian pengukuran 25 %, pelaporan 15 %, evaluasi 10 % dan capaaian kinerja adalah 15,” kata Sekda.

Menurut Sekda Sherman Moridu, dibeberapa indikator yang ada, untuk Boalemo masih memiliki bobot nilai yang rendah.

“Kami sangat berharap, dengan beberapa materi yang diperoleh dari narasumber, kita akan benar-benar tongkrongi bersama, sebab SAKIP ini bisa memperbaiki dana tranfer atau dana tambahan kita,” tutur Sekda.

Sekda Sherman Moridu mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten saat ini telah menetapkan target nilai SAKIP untuk Boalemo.

“Insya Allah target yang sudah ditetapkan dapat kita capai, yakni naik jadi BB, dan kalau ini tercapai sunggu luar biasa, karena di Pulau Sulawesi ini baru Kabupaten Bone Bolango, Kota Manado dan Kabupaten Selayar,” ungkap Sekda Boalemo Sherman Moridu. (HL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyrights bos...