Tilamuta, MediaCenter – Upaya Plt. Bupati Boalemo Anas Jusuf dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat serta pemenuhan kebutuhan dan ketersediaan pangan terus dilakukan, salah satunya dituangkan dalam rencana besarnya yang nanti akan ditawarkan kepada daerah-daerah yang ada di kawasan Teluk Tomini, melalui kosep jalur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Keinginannya ini disampaikan Anas Jusuf dalam sesi wawancara, usai menerima kunjungan kerja Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di ruang kerjanya, Kamis (22/4/2021).

“Saya itu punya angan-angan ada Kawasan Ekonomi Khusus Teluk Tomini, dan rencananya saya akan menggandeng Kabupaten Gorontalo, Parimo, Luwuk Banggai serta Banggai Kepulauan untuk merintis hal ini, dalam rangka mengkoneksikan antara kebutuhan pangan dengan ketersediaan yang ada,” kata Plt. Bupati Anas Jusuf.

Anas Jusuf mengatakan, rencananya ini akan disampaikan kepada para Kepala Daerah yang ada di kawasan Teluk Tomini dalam waktu dekat.

“Konsep ini akan coba saya tawarkan Insya Allah setelah Lebaran kepada Pemerintah Daerah yang berada di wilayah Teluk Tomini, untuk bekerja sama dalam bidang pemenuhan komoditas pangan, misalnya komoditas di Banggai berlebih dan di Boalemo kurang, maka kita bisa kerja sama untuk pemenuhannya,” ujar Plt. Bupati.

Plt. Bupati Anas Jusuf menjelaskan, jika rencana ini terwujud maka konsep ini akan memanfaatkan program Pemerintah Pusat yakni menggunakan jalur Tol Laut.

“Kalau ini Insya Allah terwujud, maka kita tinggal akan bermohon ke Pemerintah Pusat untuk merubah jalur tol laut antar daerah yang ada di KEK Teluk Tomini,” tutur Plt. Bupati Anas Jusuf.

Menurut Plt. Bupati, saat ini pemanfaatan jalur tol laut belum berkembang dikarenakan rute pelayaran yang sudah ditentukan masih terbatas.

“Kami sudah sampaikan ke Unsur Kementerian Perdagangan yang membidangi perdagangan jalur tol laut, bahwa salah satu kendala kami yakni saat ini hasil pertanian paling banyak dipasarkan ke Surabaya, sementara jalur tol laut hanya ke Bitung,” ungkap Plt. Bupati Boalemo Anas Jusuf.

Olehnya melalui diskusi tersebut pihak Kementerian Perdagangan meminta, kiranya Pemerintah Daerah agar membuat surat permohonan beserta alasannya.

“Salah satu kendala kenapa komoditas yang diangkut tol laut ini belum berkembang, karena antara kebutuhan daerah dengan fasilitas yang tersedia ini belum konek, olehnya tadi kita diminta membuat surat permohonan disertai dengan alasan-alasan, dan kami harapkan untuk tol laut yang ada sekarang, walaupun belum terlalu banyak kami minta tetap dipertahankan,” kata Plt. Bupati. (HL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyrights bos...